Minggu, 11 Maret 2012

Belajar operant conditioning(operant conditioning)


Reinforcement  Positif adalah konsekuensi yang mengarahkan pada peningkatan probabilitas terjadinya perilaku.efek yang ditimbulkan menyenangkan agar perilaku dapat diulangi lagi.
Contoh kasus yang pernah saya alami :
Ketika saya masih berumur 14 tahun.ibu sudah mulai mengajari saya untuk berbenah rumah.kebiasaan pertama yang sering diterapkan ibu saya ke saya adalah menyapu apabila sudah sore hari.hari pertama saya menyapu ibu saya memberikan saya uang jajan 2000 setelah menyapu(untuk membeli jajan).keesokan harinya juga seperti itu.tapi ketika kejadian itu sudah berlangsung 2 minggu,ibu hanya akan memberikan saya uang jajan setelah saya sudah menyapu rumah selama 5 hari berturut-turut.dan begitu seterusnya.jadinya saya terbiasa menyapu di sore hari.
kesimpulan:

stimulus                         :memberikan uang 2000 rupiah setiap kali sudah menyapu 5 kali dalam 5 hari.
Respon                           :menyapu setiap hari

Reinforcement negative adalah penguatan yang berasal dari pemindahan atau penghindaran suatu kejadian negative sebagai konsekuensi dari perilaku.efek yang dihadirkan tidak menyenangkan untuk menghentikan perilaku buruk/menghadirkan sesuatu yang tidak nyaman.
Contoh kasus yang pernah saya alami:
waktu saya kelas 1 sma.ntah kenapa setiap malam gak pernah bisa berhenti smsan.hehe..setiap makan,nonton tv pasti selalu dibarengi smsan.mungkin orangtua saya panic kalo saya terlalu asik smsan orangtua saya takut saya terjerumus ke hal-hal yang negative.tapi ntah kenapa kalo ga pegang hp tu rasanya mati.hehe.lalu suatu ketika orang tua saya mogok memberikan jatah pulsa perbulan.lalu setelah itu saya tidak pernah lagi smsan di depan orangtua saya lagi.smsan nya Cuma pada saat pulang sekolah setelah itu belajar.
Kesimpulan:
Stimulus           :orangtua mogok memberikan jatah pulsa perbulan
Respon             : setelah itu saya tidak pernah lagi smsan di depan orangtua saya lagi.smsan nya Cuma     pada saat pulang sekolah setelah itu belajar.
Punishment:adalah penyajian atau pemberian stimulus aversif (Stimulus yang tidak menyenangkan) mengikuti tingkah laku yang dianggap tidak layak sehingga mengurangi timbulnya tingkah laku tersebut.menimbulkan efek jerah secara langsung.
Contoh kasus yang pernah saya alami:
Dulu saat saya masih kelas 2 sd saya ingat sekali saya pernah mengambil uang ibu saya 500rupiah(nama nya anak kecil).hehehe...pada saat saya masih kelas 2 sd ibu tidak membiasakan saya untuk jajan diluar karena ibu takut jajanan diluar tidak baik untuk kesehatan.tapi saya ingin sekali membeli permen lollipop yang dulu harganya 500rupiah.suatu hari saya mencuri uang ibu 500rupiah sebelum pergi sekolah.pada saat saya pulang sekolah saya membelinya dan membawanya pulang kerumah.sesampainya dirumah saya memakan lollipop yang saya beli tadi lalu memakannya dikamar.tiba-tiba ibu masuk dan bertanya dari mana saya mendapatkan uang lalu membeli lollipop tersebut.ibu pun mengecek uang di dompetnya ternyata dia sadar uangnya berkurang 500rupiah.karena terus di Tanya ibu saya pun mengakuinya.lalu ibu memarahi saya sampai-sampai mencubit saya dan memukul saya lalu menyuruh saya untuk duduk dikamar dan merenungi kesalahan saya.keesokan harinya saya sudah tidak berani lagi mencuri uang ibu.setiap saya ingin makan apapun disekolah saya pasti membicarakannya kepada ibu saya terlebih dahulu. 
Kesimpulan:

Stimulus           :ibu memarahi saya sampai-sampai mencubit saya dan memukul saya lalu menyuruh saya untuk duduk dikamar dan merenungi kesalahan saya.
Respon             :tidak berani mencuri lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar